KP-GRD Laporkan Dugaan Korupsi Sewa Barang dan Jasa Kediaman Walikota Non Aktif

Komite Pusat Gerakan Revolusi Demokratik (KP-GRD) resmi melaporkan kasus dugaan tindak pidana korupsi sewa alat barang dan jasa kediaman Walikota Non Aktif Danny Pomanto ke Ditreskrimsus Polda Sulsel, Senin 5 Maret 2018.

Komite Pusat Gerakan Revolusi Demokratik (KP-GRD) resmi melaporkan kasus dugaan tindak pidana korupsi sewa alat barang dan jasa kediaman Walikota Non Aktif Danny Pomanto ke Ditreskrimsus Polda Sulsel, Senin 5 Maret 2018.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Komite Pusat Gerakan Revolusi Demokratik (KP-GRD) resmi melaporkan kasus dugaan tindak pidana korupsi sewa alat barang dan jasa kediaman Walikota Non Aktif Danny Pomanto ke Ditreskrimsus Polda Sulsel, Senin 5 Maret 2018.

Ketua Departemen Agitasi dan Propaganda Komite Pusat Gerakan Revolusi Demokratik (KP-GRD), Dodi Hendra mengakui bahwa kasus tersebut dilaporkan ke Tipikor Polda Sulsel sebagai wujud upaya penyelamatan Uang Rakyat Kota Makassar yang juga menjadi warning bagi pejabat publik untuk berhati-hati dalam menjalankan Amanah Rakyat.

“Hari ini (Senin) kami telah melaporkan kasus ini ke Tipikor Polda,” kata

Lebih lanjut Dodi menyebutkan, hal ini sudah menjadi kewajiban untuk melaporkan apabila ada dugaan korupsi. Dan menurutnya laporan ini sudah menjadi tugas dan amanah ideologi organisasi.

“Korupsi wajib menjadi musuh kita bersama. Lagian temuan kita sudah kaji, secara etika menurut kami itu tidak benar, karena di rujab pribadi kok AC, kipas, karpet dll. Itu disewakan dan anggarannya lumayan juga. Cuma kalau persoalan kerugian negaranya, itu urusan penyidik, bukan wewenang kami,” beber Dodi Hendra. (**)