Kejari Palopo Tetapkan SP Tersangka Kasus Proyek Jalan Lingkar Barat Palopo

Ilustrasi hukum. (foto: ist)

Ilustrasi hukum. (foto: ist)

PALOPO, DJOURNALIST.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Palopo, Sulawesi Selatan akhirnya menetapkan SP sebagai tersangka dugaan Kerugian Negara pada Proyek Jalan Lingkar Barat Kota Palopo.

Dugaan kerugian negara yang lakukan oleh tersangka SP yaitu sebesar Rp1,3 miliar pada proyek pembuatan jalan tersebut.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Palopo, Adianto mengungkapkan berdasarkan bukti dan saksi-saksi yang telah diperiksa, ada dugaan realisasi pekerjaan fisik yang tidak sesuai dengan perencanaan.

Adianto mengungkapkan bahwa SP ini merupakan direktur perusahaan yang mengerjakan proyek jalan lingkar tersebut.

“Walaupun SP sudah ditetapkan jadi status tersangka, namun SP tidak dibarengi dengan penahanan dengan alasan pihaknya masih menunggu pemeriksaan lanjutan,” katanya, Senin 26 Maret 2018.

Awak media menanyakan perihal adakah tersangka lain pada proyek bernilai 5 Miliar tersebut, Kajari Adianto mengungkapkan bahwasanya, pihaknya masih sementara melakukan pemeriksaan lanjutan, tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain.

Kasus Jalan Lingkar Barat Kota Palopo ini, SP dijerat dengan pasal 2 ayat 1 juncto pasal 18 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, perubahan UU No. 21 Tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi Juncto Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. (**)