Di Vonis 4 Bulan Penjara, Ome Tidak Menjalani Hukuman Dalam Rutan

Suasana di pengadilan Palopo saat Calon Wali Kota Ome di vonis1

Suasana di pengadilan Palopo saat Calon Wali Kota Ome di vonis.

PALOPO, DJOURNALIST.com  –  Pengadilan Negeri (PN) Palopo menggelar Sidang Putusan ujaran kebencian yang dituduhkan ke salah satu calon Wali Kota Palopo Akhmad Syarifuddin Daud (Ome) Senin 9 April 2018.

Dalam vonis yang dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim, Arif Winarso, sama dengan apa yang menjadi tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yakni hukuman 4 bulan penjara dengan denda Rp. 1 juta.

Walaupun Ome divonis 4 bulan penjara dengan denda Rp1 juta, Ome tidak akan menjalani hukuman didalam rumah tahanan. Namun, jika dalam waktu 6 bulan masa percobaan yang diberikan, Ome melakukan tindak pidana yang sama, maka calon Walikota nomor urut 2 ini akan menjalani vonis yang diberikan majelis hakim tersebut.

Kuasa Hukum Ome, Harla Ratda mengatakan, saat ini pihaknya belum memutuskan langkah apa yang akan mereka lakukan ke depannya.

“Kami masih pikir-pikir dulu, apakah akan melakukan banding atau menerima putusan tersebut, Tim Kuasa hukum juga diberi waktu selama tiga hari untuk mengajukan banding atau menerima putusan tersebut.” ungkapnya

Usai persidangan Ome langsung berjalan keluar menuju depan halaman Kantor Pengadilan Negeri Palopo guna menyapa para simpatisan dan pendukung Ome – Bisa yang sudah menunggu mulai dari awal mulainya persidangan sampai dengan berakhirnya sidang putusan sore tadi, Ome disambut dengan teriakan dukungan dari para simpatisannya.(**)