Dituding Dapat Fee 30 Persen, Danny Pomanto: Silahkan Tanya SKPD

Wali Kota Makasar Mohammad Ramdha

Wali Kota Makasar Mohammad Ramdhan "Danny" Pomanto.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  – Calon inkumben Wali Kota  Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto angkat bicara terkait statemen mantan Plt Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kota Makassar, Gani Sirman.

Danny Pomanto menganggap pernyataan Gani Sirman, saat menggelar konfrensi pers, Minggu 15 April 2018, bahwa ada fee 30 persen dari proyek ketapang kencana yang disetor ke Wali Kota Makassar, tidak berdasar.

“Sejak kapan saya minta uang ke SKPD. Silahkan tanya SKPD,” terang Danny Pomanto kepada awal media di kediaman pribadinya, Jalan Amirullah, Senin 16 April 2018.

Justru menurut, Danny, dirinyalah orang yang tidak segan mengevaluasi para SKPD jika bermasalah seperti kinerja.

“Justru jika ada setoran-setoran (fee) itu buat kita ragu mengeveluasi, karena kenyamanan itu. Tapi saya kan tidak pernah segan mengganti orang (pejabat). Kalau ada salah, menyalahi tugas saya nonjobkan, jadi tidak ada kaitannya dan tidak ada beban,” tegas Danny didampingi tim hukumnya.

Lebih lanjut, pasangan Indira Mulyasari pada Pilkada Makassar ini menantang Gani Sirman untuk membuktikan pernyatannya secara hukum.

Bahkan Danny beranggapan, pernyataan ini lebih kepada ingin memanfaatkan momentum politik untuk menjatuhkan karekater.

“Sekali lagi, dimana tempatnya, kapan, berapa jumlahnya, siapa saksi kalau saya minta uang (fee),” tanya Danny.(**)