Kuasa Hukum Rudal Akan Telaah Permintaan Maaf Risman Pasigai

Tim hukum Rusdin Abdullah(Rudal), Muhammad Bazra Basri

Tim hukum Rusdin Abdullah(Rudal), Muhammad Bazra Basri.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  – Tim hukum Rusdin Abdullah(Rudal), Muhammad Bazra Basri akan menelaah permintaan maaf Ketua Panitia Musyawarah Daerah (Musda) IX Golkar Sulawesi Selatan, Muhammad Risman Pasigai.

“Kami tetap berpijak pada pemberitaan diawal, makanya kami sampaikan bahwa rilis penyampaian maaf dari sudara Risman Pasigai akan kami telaah kontentnya,”ujar Bazra ketika dihubungi Djournalist.com, Ahad 28 Juli 2019.

Menurutnya, permintaan maaf itu disampaikan Risman melalui media online. Sedangkan di media cetak belum diketahuinya. Apakah ada atau tidak ada.

Sebelumnya Bazra mendesak Risman segera melakukan permintaan maaf. Setelah Risman menuduh Rudal penyebab keributan di Musda Golkar Sulawesi Selatan pada Jumat 26 Juli lalu yang digelar di Novotel, Jalan Jenderal Sudirman.

Menurutnya, pernyataan Risman yang menuduh Rudal dalang keributan tersebut tanpa dasar. Makanya, jika Risman kata Bazra tidak minta maaf, maka dia akan membawanya ke ranah hukum. Karena diduga telah melanggar pasal 27 ayat 3 undang-undang no 11 tahun 2008 tentang ITE.

Diketahui, keributan terjadi di lokasi Musda saat lWakil Sekretaris Bappilu Golkar Makassar, Hamzah Abdullah diusir dari arena Musda.

Di mana, Panitia Musda merasa terusik dengan kegiatan pembagian selebaran di arena Musda. Hingga akhirnya aksi saling dorong tak terhindarkan.

Peristiwa itu terjadi saat Plt Ketua DPD I Golkar Sulsel, Nurdin Halid, memberikan sambutan.

Adapun selebaran yang dibagikan berisi penolakan Nurdin Halid sebagai calon ketua DPD I Golkar Sulsel. Mereka juga menilai Musda menyalahi juklak.

Hamzah Abdullah menyebut, penyelenggaraan Musda ini tidak berdasar pada Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Musda Nomor 05/2016. Dalam Juklak itu diatur bahwa kepanitiaan terbentuk 15 hari kerja hingga pelaksanaan Musda.

Kata dia, dalam Juklak, proses Musda ada verifikasi dan pendaftaran bakal calon waktunya tidak sempit seperti ini.

Usai kejadian tersebut, Ketua Panitia Musda Golkar Sulsel M Risman Pasigai menuding dibalik kericuhan pada saat Musda adalah Rusdin Abdullah (Rudal).

“Namanya Hamzah, Hamzah itu sekertaris AMPG Kota Makassar, ini adalah kadernya Rusdin Abdullah yang datang mau mengacaukan musyawarah daerah partai Golkar. Dari beberapa hari lalu dia sudah menyebar SMS termasuk ke kami ini untuk melaksanakan demo,” kata Risman kepada awak media usai kejadian tersebut.

Tidak hanya itu, Risman Pasigai sangat yakin apa yang dilakukan Hamzah di arena musda tersebut adalah suruhan mantan Ketua HIPMI Sulsel itu.

“Jadi kami himbau kepada pak Rudal sebagai bendahara Golkar, kalau fair datang ke sini. Jangan bikin ribut di acara Musda, ini bikin malu. Datang ke sini, jangan suruh orang,” lanjut Risman.